3.2. Mengevaluasi gerak lurus dan gerak melingkar dengan kelajuan tetap atau percepatan tetap dalam kehidupan sehari hari
4.2. Menyajikan hasil percobaan gerak lurus dan gerak melingkar dalam bentuk grafik/table pada bidang teknologi dan rekayasa
Gerak dibahas dalam ilmu “Kinematika”yaitu ilmu yang mempelajari gerak tanpa memperhatikan penyebabnya dan “dinamika”ilmu yang mempelajari gerak dan gaya-gaya yang menyebabkan sebuah benda menjadi gerak
Gerak
didefinisikan; bila suatu benda mengalami perpindahan atau perubahan
jarak terhadap benda lain.
Perpindahan didefinisikan; pergeseran atau perubahan kedudukan suatu benda dari suatu titik terhadap titik yang lain dan ditentukan arah jika ke kanan (+) dan ke kiri (-).
Jarak didefinisikan; sebagai panjang lintasan
yang ditempuh oleh suatu benda atau materi.
Contoh:
No.01 Berapakah jarak AB yang melalui lintasan ABCDEFEDCB
A B C D E F G
-6 -4 -2 0
2 4
6
Jawab:
Diketahui: jarak AB = 2 satuan, jarak BC = 2 satuan, jarak CD = 2 satuan, jarak DE = 2 satuan, jarak EF = 2 satuan, jarak FE = 2 satuan, jarak ED = 2 satuan, jarak DC = 2 satuan, jarak CB = 2 satuan
Ditanya: jarak AB = ? satuan
Penyelesaian: Jarak AB = jarak AB + jarak BC + jarak CD + jarak DE + jarak EF + jarak FE + jarak ED + jarak DC + jarak CB
Jarak AB = 18 satuan
Suatu benda dikatakan
bergerak, jika benda tersebut telah mengalami perubahan tempat dan memiliki
kecepatan. Benda yag tidak mengalami perubahan tempat dan tidak memiliki
kecepatan tidak dapat dikatakan bergerak.
Dalam Fisika gerak benda
sesuai dengan lintasan dibedakan menjadi antara lain:
A.
Gerak
Lurus
B.
Gerak
vertikal
C.
Gerak
Parabola
D.
Gerak
Melingkar
A.
Gerak Lurus
merupakan gerak benda
yang memiliki lintasan perubahan tempat berupa lintasan lurus
1.
Gerak
Lurus Beraturan
Merupakan gerak dengan
lintasan lurus dan kecepatan tetap dan berlaku persamaan sebagai berikut:
St = v x t
St = Jarak yang ditempuh (m)
v = kecepatan tetap suatu benda
(m/s)
t = waktu yang digunakan selama perubahan
tempat (s)
2.
Gerak
Lurus Berubah Beraturan
Merupakan gerak benda
dengan lintasan lurus dan memiliki kecepatan yang tidak tetap atau mengalami perubahan
kecepatan setiap detiknya (a=v/t) dan berlaku persamaan sebagai berikut:
vt = v0
± at
St = v0t ± ½at2
vt = kecepatan setelah t sekon (m/s)
v0 = kecepatan awal (m/s)
a = percepatan (m/s2)
t = waktu yang digunakan (s)
Contoh:
No.02 sebuah kendaraan bergerak dengan kecepatan tetap 20 m/s menempuh jarak sejauh
72 km, hitunglah waktu yang diperlukan !
Jawab:
Diketahui:
v = 20 m/s
St = 72 km = 7200 m
Ditanya: t = ?
Penyelesaian:
Rumus: St = v x t
72000 m = 20 m/s x t
72000 m : 20 m/s = t
3600 s = t
Contoh:
No.03 Sebuah
mobil bergerak mula mula kecepatan 10 m/s, kemudian kecepatan setiap sekon
ditambah secara konstan sebesar 2 m/s2. Berapakah jarak yang ditempuh
setelah 5 sekon ?
Jawab:
Diketahui:
v0 = 10 m/s
a = 2 m/s2
t = 5 s
Ditanya: St = ?
Penyelesaian:
Rumus: St = v0t ± ½at2
St = 10 m/s .5
s + ½ 2 m/s2 (5 s)2
St = 50 m + 25
m
St = 75 m
Contoh:
No.04 Sebuah mobil
bergerak mula mula kecepatan 20 m/s, kemudian kecepatan dikurangi secara
konstan sehingga berhenti sejauh 80 m selama 5 s. Berapakah perlambatan mobil
tersebut ?
Jawab:
Diketahui:
v0 = 20 m/s
St = 80 m
t = 5 s
Ditanya: a = ?
Penyelesaian:
Rumus: St = v0t ± ½at2
80 m = 20 m/s .5 s - ½ a (5 s)2
80 m = 100 m - ½. a .25 s2
80 m - 100 m = - ½. a .25 s2
- 20 m : - 12,5 s2
= a
1,6 m/s2 = a
Tidak ada komentar:
Posting Komentar